Manfaat Asmaul Husnah
KHASIAT DAN MANFAAT ASMA’ULHUSNA
Oleh INDAH YULI LESTARI
Kelas 3 akuntansi al muslim


- AR-RAHMAN (Yang Maha Pengasih)
Dialah Allah yang mengasihi semua mahluk ciptaan-Nya tanpa kecuali. Semua mahluk yang melata, yang besar maupun kecil didarat, laut dan udara dan semua manusia baik yang ber-iman maupun tidak, yang baik maupun jahat semuanya dikasihi secara adil dan merata. Karena kasih sayang Allahlah kita dan semua mahluk yang ada dibumi ini dapat hidup terus menerus sampai datang ajal yang telah ditetapkan. Dengan kasih sayang-Nya ia mencukupkan semua kebutuhan hidup semua mahluk dialam semesta. Dengan kasih sayangnya ia menjadikan bumi ini sebagai suatu tempat yang nyaman dan aman untuk dihuni oleh berbagai mahluk hidup. Hanya saja limpahan kasih sayang ini hanya diberikan Allah pada semua mahluk selama hidup didunia saja, di akhirat kelak kasih sayang ini hanya diberikan kepada orang ber-iman yang menjadi penghuni syurga. Penghuni Neraka tidak lagi merasakan kasih sayang yang mereka dapatkan selama hidup didunia, karena mereka selama hidup didunia kafir dan engkar pada-Nya.
Khasiatnya
- Menenangkan dan menentramkan hati
Jika ada diantara anda yang selalu merasa gelisah, cemas dan terus menerus merasa tertekan, bacalah kalimat ini sebanyak banyaknya. Ketika membaca kalimat ini rasakan kasih sayang Allah, bayangkan betapa kasih sayang Allah yang telah anda nikmati selama ini, anda tumbuh sejak kecil hingga dewasa dalam kasih sayang ibu, bapa dan semua keluarga yang mengasihi. Jika anda tidak pernah merasakan kasih sayang karena berada ditengah keluarga yang memang hidup keras penuh kebencian, bacalah kalimat ini sambil merindukan sifat kasih sayang Allah. Rasakan kasih sayang Allah didalam hati dengan sepenuh jiwa baca kalimat ini sebanyak banyaknya 100x, 200x 300 x atau lebih. Insya Allah lingkungan anda akan berubah, suasana runyam akan berubah menjadi aman, atau bisa saja karena sesuatu dan lain hal yang tidak anda mengerti anda pindah kesuatu tempat yang menimbulkan rasa aman dan nyaman.
- Mengharmoniskan rumah tangga
Jika karena sesuatu hal rumah tangga anda dilanda kekalutan dan prahara, mungkin suami atau istri yang selingkuh, anak menjadi brandalan dan sering berurusan dengan polisi. Selalu terjadi keributan dan perang mulut didalam rumah tangga akibat hal yang sepele, rumah terasa panas bagai dalam bara api, tiada hari tanpa adu mulut dan cekcok. Bacalah kalimat Ar-Rohman ini sebanyak banyaknya setiap selesai sholat. Kalau bisa lakukan dengan teknik penahanan napas, ketika menahan napas baca ” yaa rahman..” ketika menghembuskan napas baca do’a mohon diberikan kedamaian dan rasa kasih sayang diantara sesama anggota keluarga. (Tata cara dzikir pernapasan Asma’ulhusna dapat anda pelajari pada artikel di blog ini dengan judul “Dzikir Pernapasan asma’ulhusna “). Lakukan ini terus menerus , sampai Allah mengabulkan permohonan anda. Jangan pernah putus asa dalam memohon pada Allah, Dia pasti mengabulkan permohonan orang yang memohon pada-Nya.
- Menimbulkan simpati orang lain
Jika anda rutin mewiridkan bacaan “Ar –Rahman ” setiap hari setelah selesai sholat wajib, tubuh anda akan memancarkan aura rasa kasih, yang menimbulkan rasa nyaman dan menyenangkan orang yang berada disekitar anda. Hal tersebut menimbulkan rasa simpati setiap orang yang baru berjumpa dengan anda. Insya Allah anda akan mendapat kemudahan dalam berkomunikasi dengan orang disekitar anda, jika anda sebagai pedagang, pengusaha, pebisnis atau pekerjaan lain yang memerlukan komunikasi dengan banyak orang, niscaya anda akan mendapat kemudahan yang banyak dalam menjalankan usaha anda. Baca Ar-Rahman ini minimal 100 kali setiap selesai sholat. Semakin banyak semakin besar pengaruhnya pada aura yang anda pancarkan.
- Dikasihi dan dicintai Allah sepanjang waktu
Rutin melakukan wirid kalimat ” Ar Rahman ” ini juga akan menimbulkan sifat kasih sayang pada diri pelaku, sesuai dengan sifat pengasih Allah pada semua mahluk-Nya. Rasa kasih yang memenuhi jiwa akan menghilangkan sifat buruk seperti pemarah, pendendam, dengki, curang, khianat dan lain sebagainya. Sifat kasih yang muncul akan menambah kecintaan Allah padanya. Insya Allah hidupnya selalu berada dalam cinta kasih Allah sepanjang waktu didunia maupun akhirat, terbebas dari kesukaran, kesempitan dan kegelapan hidup didunia dan akhirat.

-
- AR-RAHIM (Yang Maha Penyayang)
Dialah yang Maha Penyayang . Rahmat dan rasa kasih sayang-Nya hanya khusus diberikan kepada hamba yang ber-Iman. Dengan sifat Rahimnya ia menunjuki orang yang ber-Iman kejalan yang lurus, terpelihara dari perbuatan dosa dan maksiat yang menimbulkan kemurkaan Allah. Orang yang mendapatkan kasih sayang dari sifat Allah yang Rahim akan merasakan kebahagiaan, kenikmatan, keiklasan ketulusan yang murni. Bukan kebahagian atau kenikmatan palsu sebagaimana yang diperoleh kebanyakan manusia didunia ini. Sifat Rahim ini berlaku terus menerus selama hidup didunia maupun diakhirat. Inilah kasih sayang abadi yang dirasakan khusus oleh orang yang ber-iman kepada Allah dan kehidupan akhirat.
Khasiatnya
- Membangkitkan daya tarik yang luar biasa
Jika anda rutin mewiridkan kalimat ” Yaa Rahim ” setiap hari minal 100x setelah sholat wajib maka tubuh anda akan memancarkan aura positip yang menimbulkan daya tarik bagi setiap orang yang dekat dengan anda. Aura positip itu akan melunturkan dan meluluhkan hati orang yang semula berniat buruk pada anda. Orang disekitar anda merasa tertarik dan sayang pada anda , mereka selalu berusaha menyenangkan hati anda. Sebaiknya wirid kalimat ar-Rahim selalu digandengkan dengan ” ya Rahman” karena kedua asma’ulhusna ini memiliki karakter yang sama, sehingga pengaruhnya akan saling memperkuat. Insya Allah anda akan mendapat banyak kemudahan dalam berkomunikasi dengan orang disekitar anda, yang selanjutnya akan memperlancar urusan bisnis dan usaha anda.
- Menarik hati seseorang
Jika anda hendak memikat dan menarik hati seseorang dengan tujuan yang positip, misalnya melobi rekan bisnis, atasan atau pejabat yang mengambil keputusan terhadap proposal atau barang dagangan yang anda tawarkan, bacalah kalimat “Ar –rahim tersebut sebanyak banyaknya setiap selesai sholat, 300x, 500x atau 700x. Lakukan tehnik penahanan napas ketika membaca kalimat “Ar Rahiim”, dan baca do’a agar apa yang anda inginkan disetujui ketika menghembuskan napas. Lakukan sampai hajat dan apa yang anda inginkan terkabul. Jika anda belum juga mendapatkan apa yang anda inginkan tetaplah bersabar dan istiqomah, serahkan keputusannya pada Allah, Dia pasti memilihkan yang paling baik bagi anda.
- Memikat pria/wanita idaman
Amalan wirid seperti diatas (b) juga bisa digunakan untuk memikat hati wanita/pria idaman. Lakukan sholat istikharah 2 rakaat selama beberapa malam berturut-turut hingga anda mendapat ketetapan hati. Selesai sholat baca wirid yaa rahman sebanyak 300, 500 atau 700x, lakukan tehnik penahanan napas ketika membaca asma’ulhusna, dan ketika menghembuskan napas baca do’a:” Ya Allah jika dia (sebut nama wanita/pria yang anda idamkan) cocok untuk agama, kehidupan dunia dan akhirat hamba jadikanlah hati kami saling tertarik dan mengasihi. Mudahkan urusan perjodohan kami dengan semudah-mudahnya, jadikan semua pihak ridho dengan hubungan kami” . Lakukan wirid ini dengan sabar, serahkan putusannya pada Allah. Jika kenyataan yang terjadi ternyata berlawanan dengan do’a yang anda ucapkan berarti dia tidak cocok untuk anda , dan yakinlah Allah akan mengganti dengan yang lebih baik. Wirid Ar-Rahiim ini juga akan membebaskan anda dari rasa cinta yang berlebihan dan bayangan kekasih anda yang terus membayang sehingga menimbulkan kerinduan yang membabi buta yang dapat berakibat buruk bagi anda.
- Dicintai dan disayang Allah didunia dan akhirat
Mewiridkan kalimat “Ar-Rahim ” ini setiap hari secara rutin akan menimbulkan sifat rahim didalam diri pelaku. Sama seperti Ar-Rahman wirid Ar Rahim juga akan menghilangkan watak buruk seperti pemarah, pendendam, dengki, curang, khianat dan lain sebagainya. Sebaiknya wirid kalimat Ar-Rahim selalu digandengkan dengan Ar-Rahim karena kedua Asma’ ini akan saling bantu menanamkan sifat kasih sayang pada diri anda, yang pada akhirnya juga akan menambah kecintaan Allah pada anda didunia maupun diakhirat.

-
- AL-MALIK (Yang maha Merajai)
Dialah yang merajai segala Raja dan Orang yang berkuasa di bumi ini. Dia yang menguasai segala kekuasaan yang ada dibumi ini bahkan diseluruh alam semesta, semua jabatan, kekuasaan, kewenangan, kedudukan dan kemuliaan ada dibawah kekuasaan-Nya. Tidak ada yang lebih berkuasa daripada-Nya. Jika didunia ini kita banyak menjumpai orang yang berkuasa, memiliki kewenangan dan jabatan yang tinggi, memiliki kewenangan dan kekusaan mengatur segala sesuatu, maka Allah lebih kuat dan lebih berkuasa dari semua itu. Sebagai yang paling berkuasa diseluruh jagat semesta raya, maka Dialah yang kuasa pula mencabut dan memberi kekuasaan pada siapa yang dikehendakiNya
Khasiatnya
- Membangkitkan wibawa dan daya kepemimpinan
Apabila seseorang mewiridkan membaca” Yaa Malik” sebanyak banyaknya atau minimal 100 x secara rutin setiap hari seudah sholat wajib, niscaya Allah akan membangkitkan sifat kepemimpinan padanya. Setiap orang akan merasa segan dan tunduk padanya, gerak geriknya berwibawa, ucapannya mengadung pengaruh yang menyebabkan orang cenderung untuk tunduk dan mematuhinya. Wirid ini sangat baik dilakukan oleh orang yang mempunyai kedudukan, jabatan atau kewenangan dalam mengatur dan mengendalikan sesuatu misalnya organisasi, perusahaan, atau suatu jabatan dalam pemerintahan.
- Memudahkan meniti karir atau meraih jabatan tertentu
Bagi anda yang memiliki ambisi untuk meraih kedudukan atau jabatan tertentu dalam perusahaan, organisasi maupun pemerintahan, lakukan wirid membaca “yaa Malik sebanyak banyaknya 300, 500 atau 700 x setelah sholat. Lakukan tehnik penahanan napas ketika membaca ” Yaa Malik ” sebagaimana yang telah dijelaskan dalam artikel ” Dzikir Pernapasan asma’ulhusna “sebanyak 33x, hembuskan napas perlahan sambil membaca surat Ali Imran ayat 26-27:

26- Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
27- Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas).” ( Ali Imran 26-27)
Anda lakukan wirid membaca “Yaa Malik ” dengan kelipatan 33x, gunakan alat bantu tasbih 33×3 untuk menghitung, pada hitungan ke 99 cukupkan menjadi 100. Baca ” yaa Malik dalam hati sebanyak 33x sambil menahan napas, kemudian hembuskan napas sambil membaca surat Ali Imran ayat 26-27, atau diselingi dengan do’a agar Allah berkenan menolong mendapatkan jabatan yang anda inginkan. Lakukan setiap hari hingga Allah memberi keputusan pada anda mendapat jabatan tersebut, atau menggantikannya dengan jabatan lain yang lebih baik. Serahkan semua keputusan pada Allah, Dia lebih tahu apa yang paling baik untuk anda.
- Mendapat kemuliaan dihari berbangkit
Orang yang rutin mewiridkan kalimat ” yaa Malik “, dihari berbangkit atau di Padang Mahsyar kelak akan dijadikan Allah sebagai orang yang mulia dan terhormat, Allah akan memperlakukannya sebagai raja yang mulia, bebas dari kekalutan, kehinaan dan kepanikan yang banyak dialami manusia dihari itu. Allah memuliakannya sebagaimana ia memuliakan Allah selama hidup didunia. Jika didunia ini kita banyak menjumpai orang yang berkuasa dan memilkiki kewenangan melakukan sesuatu, maka di Padang Mahsyar Dialah Allah penguasa Tunggal, tidak ada yang berkuasa selain Dia, dihari itu Dia akan memberi kemuliaan dan penghormatan kepada siapa yang dikehendaki. Orang yang selalu mewiridkan yaa Malik sepanjang hidupnya akan mendapat kemuliaan para Raja dihari itu.
Manfaat Asma'ul Husna
وَلِلّهِ الأَسْمَاء الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا
Artinya : “Hanya milik Allah asmaa-ul husna, Maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu.” (QS. Al A’raf : 180)Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairoh bahwasanya Rasulullah saw bersabda,”Sesungguhnya Allah swt memiliki 99 nama, seratus kurang satu. Siapa yang menghitungnya maka ia akan masuk surga.” (HR. Bukhori)Al ‘Ashili mengatakan bahwa makna dari menghitung nama-nama-Nya adalah mengamalkannya bukan menghitung dan menghafalkannya karena apabila sebatas itu maka itu pun bisa dilakukan oleh orang-orang kafir maupun munafiq, sebagaimana hadits bahwa orang-orang khawarij juga membaca Al Qur’an sementara ia (bacaannya) itu melewati tenggorokan mereka.Ibn Batthol mengatakan bahwa menghitung bisa dilakukan dengan lisan dan perbuatan. Siapa yang mengamalkan bahwa Allah swt memiliki nama-nama khusus seperti al ahad (Maha Esa), al Muta’al (Maha Tinggi), al Qodir (Maha Kuasa) dan yang lainnya maka wajib baginya untuk meyakini dan tunduk terhadapnya. Dan Allah mempunyai nama-nama yang disunnahkan untuk diikuti didalam makna-maknanya seperti ar Rohim (Maha Penyayang), al Karim (Maha Mulia), al ‘Afwu (Maha Pemaaf) dan lainnya. Dan disunnahkan bagi hamba-Nya untuk berhias dengan makna-maknanya dalam rangka menunaikan hak mengamalkannya maka inilah makna menghitung dengan amal. Adapun menghitung dengan lisan adalah mengumpulkan, menghafal dan berdoa dengannya walaupun dalam hal menghitung dan menghafal bisa dilakukan oleh orang-orang yang tidak beriman akan tetapi seorang mukmin dibedakan dengan keimanannya dan mengamalkannya. (Fathul Bari juz XIII hal 436)Didalam hadits yang diriwayatkan Tirmidzi disebutkan ke-99 nama tersebut yaitu :
الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ الْغَفَّارُ الْقَهَّارُ الْوَهَّابُ الرَّزَّاقُ الْفَتَّاحُ الْعَلِيمُ الْقَابِضُ الْبَاسِطُ الْخَافِضُ الرَّافِعُ الْمُعِزُّ الْمُذِلُّ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ الْحَكَمُ الْعَدْلُ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ الْحَلِيمُ الْعَظِيمُ الْغَفُورُ الشَّكُورُ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ الْحَفِيظُ الْمُقِيتُ الْحَسِيبُ الْجَلِيلُ الْكَرِيمُ الرَّقِيبُ الْمُجِيبُ الْوَاسِعُ الْحَكِيمُ الْوَدُودُ الْمَجِيدُ الْبَاعِثُ الشَّهِيدُ الْحَقُّ الْوَكِيلُ الْقَوِيُّ الْمَتِينُ الْوَلِيُّ الْحَمِيدُ الْمُحْصِي الْمُبْدِئُ الْمُعِيدُ الْمُحْيِي الْمُمِيتُ الْحَيُّ الْقَيُّومُ الْوَاجِدُ الْمَاجِدُ الْوَاحِدُ الصَّمَدُ الْقَادِرُ الْمُقْتَدِرُ الْمُقَدِّمُ الْمُؤَخِّرُ الْأَوَّلُ الْآخِرُ الظَّاهِرُ الْبَاطِنُ الْوَالِيَ الْمُتَعَالِي الْبَرُّ التَّوَّابُ الْمُنْتَقِمُ الْعَفُوُّ الرَّءُوفُ مَالِكُ الْمُلْكِ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ الْمُقْسِطُ الْجَامِعُ الْغَنِيُّ الْمُغْنِي الْمَانِعُ الضَّارُّ النَّافِعُ النُّورُ الْهَادِي الْبَدِيعُ الْبَاقِي الْوَارِثُ الرَّشِيدُ الصَّبُورُAdapun terkait dengan angka 99 ini maka Imam Muslim mengatakan bahwa para ulama telah bersepakat bahwa hadits tersebut—yang menyebutkan angka 99—tidaklah membatasi nama-nama Allah swt. Hadits itu tidak bermakna bahwa Dia swt tidak memiliki nama selain nama-nama yang 99 itu. Adapun maksud dari siapa yang menghitung 99 nama ini masuk surga adalah sebagai informasi tentang masuk surga dengan menghitungnya bukan informasi tentang pembatasan nama-nama-Nya, sebagaimana disebutkan didalam hadits lainnya,”Aku berdoa kepada-Mu dengan segala nama yang Engkau namakan diri-Mu dengannya atau yang Engkau berkuasa tentang ilmu ghoib yang ada pada-Mu.” (Shohih Muslim bi Syarhin Nawawi juz XVII hal 7 – 8)al Warits adalah salah satu nama dari nama-nama Allah swt yang mengandung arti mewarisi seluruh makhluk-Nya dan Dia-lah yang kekal setelah punah seluruhnya, sebagaimana firman Allah swt :
إِنَّا نَحْنُ نَرِثُ الْأَرْضَ وَمَنْ عَلَيْهَا وَإِلَيْنَا يُرْجَعُونَ
Artinya : “Sesungguhnya Kami mewarisi bumi dan semua orang-orang yang ada di atasnya, dan hanya kepada kamilah mereka dikembalikan.” (QS. Maryam : 40)
وَإنَّا لَنَحْنُ نُحْيِي وَنُمِيتُ وَنَحْنُ الْوَارِثُونَ
Artinya : “dan Sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi.” (QS. Al Hijr : 23)Al Qurthubi mengatakan bahwa maksudnya adalah—Kami (pulalah) yang mewarisi—bumi dan orang-orang yang ada diatasnya, tidak ada sesuatu pun selain Kami. Semisal dengan ayat ini adalah surat Maryam ayat 40. artinya Pemilik—sebenarnya—atas segala sesuatu adalah Allah swt adapun kepemilikan hamba-hamba-Nya hanya sebatas memiliki dan jika dia meninggal dunia maka yang tertinggal hanyalah anggapan—memiliki—maka Allah swt sebagai Pewaris, dari sisi ini.” (Al Jami’i Li Ahkamil Qur’an juz IX hal 381)
Adapun tentang apa yang anda tanyakan bahwa siapa membaca " Yaa Waarits" maka Allah SWT akan memperpanjang umurnya—wallahu a’lam—saya tidak menemukan sumbernya.Wallahu A’lam
